Resmi: Alvaro Arbeloa Ditunjuk Gantikan Xabi Alonso di Real Madrid

Alvaro Arbeloa
0 0
Read Time:3 Minute, 45 Second

Real Madrid secara resmi mengumumkan penunjukan Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala baru tim utama. Keputusan ini diambil manajemen klub menyusul berakhirnya kerja sama dengan Xabi Alonso, yang hanya bertahan selama tujuh bulan menangani Los Blancos.

Pengumuman tersebut disampaikan tak lama setelah Real Madrid menelan kekalahan 2-3 dari Barcelona pada final Supercopa de Espana. Hasil tersebut menjadi laga terakhir Xabi Alonso bersama tim utama sekaligus menutup periode singkat kepelatihannya di Santiago Bernabeu.

Langkah menunjuk Arbeloa kembali menegaskan kebijakan Real Madrid yang cenderung mempercayai figur internal dengan ikatan kuat terhadap klub. Mantan bek kanan legendaris itu naik ke kursi pelatih utama setelah sebelumnya memimpin struktur pembinaan usia muda dan tim Castilla.


Akhir Perjalanan Singkat Xabi Alonso di Real Madrid

Xabi Alonso ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid menjelang Piala Dunia Antarklub 2025, menggantikan Carlo Ancelotti yang mengakhiri masa baktinya. Penunjukan Alonso kala itu disambut optimisme tinggi, mengingat reputasinya sebagai salah satu gelandang terbaik generasinya serta kiprahnya yang menjanjikan di dunia kepelatihan.

Namun, harapan besar tersebut tidak sepenuhnya terwujud. Dalam kurun waktu 34 pertandingan, Alonso membawa Real Madrid meraih sejumlah hasil positif, tetapi performa tim dinilai tidak konsisten, terutama dalam laga-laga krusial. Kekalahan dari Barcelona di final Supercopa menjadi puncak tekanan yang akhirnya mendorong manajemen mengambil keputusan tegas.

Selain hasil di lapangan, laporan internal menyebut adanya ketidaksepakatan antara Alonso dengan beberapa pemain senior, terutama terkait pendekatan taktik dan rotasi skuad. Situasi tersebut dinilai berpotensi mengganggu stabilitas tim dalam jangka panjang.

Manajemen klub pun memilih mengakhiri kerja sama lebih cepat demi menjaga peluang Real Madrid tetap kompetitif di semua ajang.


Arbeloa Resmi Naik ke Kursi Pelatih Kepala

Tak berselang lama setelah kepergian Alonso, Real Madrid langsung mengumumkan Alvaro Arbeloa sebagai pengganti. Keputusan ini menunjukkan kepercayaan penuh klub terhadap proses internal dan kesinambungan filosofi permainan.

Arbeloa dinilai memahami betul DNA Real Madrid, baik sebagai mantan pemain maupun sebagai pelatih yang tumbuh dari sistem akademi. Manajemen berharap transisi ini berjalan mulus tanpa mengganggu dinamika ruang ganti.

Penunjukan Arbeloa juga dinilai sebagai langkah strategis, mengingat jadwal padat yang masih menanti Los Blancos di paruh kedua musim.


Perjalanan Arbeloa dari Akademi ke Tim Utama

Setelah gantung sepatu, Alvaro Arbeloa tidak langsung terjun ke dunia kepelatihan profesional. Ia memulai kariernya secara bertahap di lingkungan akademi Real Madrid.

Pada 2020, Arbeloa bergabung sebagai pelatih tim U-14, sebuah langkah awal yang menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan pemain muda. Dalam waktu singkat, ia dikenal sebagai pelatih yang disiplin, komunikatif, dan memiliki pemahaman taktik yang kuat.

Seiring berjalannya waktu, Arbeloa naik melalui berbagai jenjang kepelatihan di akademi. Puncaknya terjadi pada Mei tahun lalu, ketika ia dipercaya menggantikan Raul Gonzalez sebagai pelatih kepala Real Madrid Castilla.

Pengalaman menangani Castilla menjadi fondasi penting sebelum akhirnya ia naik ke level tertinggi. Arbeloa terbiasa bekerja dengan pemain muda berbakat, sekaligus memahami tuntutan besar yang selalu melekat pada nama Real Madrid.


Rekam Jejak Mentereng sebagai Pemain Real Madrid

Sebagai pemain, Alvaro Arbeloa merupakan produk asli akademi Real Madrid. Ia menjalani debut tim utama pada Oktober 2004, sebelum sempat meninggalkan klub pada 2005 untuk mencari menit bermain reguler.

Pada 2009, Arbeloa kembali ke Santiago Bernabeu dan menjadi bagian penting skuad hingga 2016. Meski bukan pemain paling flamboyan, kontribusinya sangat krusial, terutama dalam menjaga keseimbangan lini belakang.

Selama membela Real Madrid, Arbeloa mencatatkan 237 penampilan di semua kompetisi. Ia turut mempersembahkan berbagai gelar bergengsi, antara lain:

  • LaLiga
  • 2 Copa del Rey
  • 2 Liga Champions
  • Piala Dunia Antarklub
  • Piala Super Eropa dan Spanyol

Pengalaman tersebut menjadi modal besar dalam menghadapi tekanan sebagai pelatih kepala klub sebesar Real Madrid.


Tantangan Besar di Awal Kepelatihan

Arbeloa mengambil alih tim utama di tengah musim dengan situasi yang tidak mudah. Saat ini, Real Madrid berada di posisi kedua klasemen LaLiga, tertinggal empat poin dari Barcelona dalam persaingan gelar.

Selain itu, Los Blancos masih berjuang di berbagai kompetisi domestik dan Eropa. Konsistensi performa, manajemen ego pemain bintang, serta tekanan ekspektasi publik menjadi tantangan utama bagi Arbeloa.

Laga perdana Arbeloa sebagai pelatih kepala akan berlangsung pada Rabu, saat Real Madrid menghadapi Albacete di ajang Copa del Rey. Pertandingan tersebut akan menjadi ujian awal sekaligus penanda era baru di bawah kepemimpinannya.


Harapan Manajemen dan Suporter

Manajemen Real Madrid berharap Arbeloa mampu membawa stabilitas, identitas permainan yang jelas, serta semangat Madridismo ke dalam tim utama. Dukungan dari para suporter juga diharapkan menjadi energi positif bagi sang pelatih dalam menjalani tugas barunya.

Meski berstatus pelatih muda di level elite, Arbeloa dipercaya memiliki karakter kuat dan loyalitas tinggi terhadap klub. Waktu akan membuktikan apakah keputusan ini menjadi langkah jangka panjang atau solusi sementara dalam musim yang penuh tekanan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %